Waspada Modus Baru! Puskesmas Bumi Ayu Bekali Siswa MTsN 1 Dumai ‘Perisai’ Anti-Narkoba

DUMAI (Humas)– Peredaran gelap narkotika yang kian cerdik menyasar generasi muda menjadi perhatian serius tenaga kesehatan di Kota Dumai. Menanggapi ancaman tersebut, tim medis dari Puskesmas Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan, menggelar kunjungan edukatif ke MTsN 1 Kota Dumai pada Kamis pagi (23/4).

Bertempat di ruang pertemuan madrasah, kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB ini diikuti dengan antusias oleh para siswa. Sosialisasi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya preventif di tengah tren pengedaran narkoba yang kini memanfaatkan teknologi dan modus yang semakin beragam.

Dalam paparannya, narasumber dari Tim Puskesmas Bumi Ayu menekankan bahwa tantangan remaja saat ini jauh lebih berat. Pengedar tidak lagi hanya menggunakan cara-cara konvensional, melainkan menyusup melalui tren gaya hidup yang tampak modern.

“Siswa harus ekstra waspada. Jangan sampai terjebak perangkap sistem pengedaran narkoba yang sekarang jauh lebih canggih. Modusnya terus berubah mengikuti perkembangan zaman agar terlihat biasa saja, padahal dampaknya mematikan,” ujar salah satu anggota tim medis di depan puluhan siswa.

Pihak Puskesmas juga membedah secara mendalam risiko fatal yang mengintai para pengguna. Narkoba ditegaskan bukan hanya merusak fisik, tetapi menghancurkan fondasi kehidupan seseorang:

  • Kerusakan Akal: Paparan zat adiktif secara permanen merusak fungsi kognitif dan saraf pusat.
  • Masa Depan Suram: Kehilangan fokus belajar dan potensi prestasi yang sirna seketika.
  • Keharmonisan Keluarga: Narkoba seringkali menjadi akar keretakan hubungan antara anak dan orang tua, serta menghancurkan ekonomi keluarga

Pihak MTsN 1 Kota Dumai menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh Puskesmas Bumi Ayu. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa memiliki “daya saring” yang kuat terhadap pengaruh lingkungan yang negatif.

Hingga acara berakhir menjelang siang hari, diskusi berlangsung interaktif. Para siswa diajak berkomitmen untuk menjadi agen perubahan yang berani berkata “TIDAK” pada narkoba demi menjaga integritas diri dan nama baik sekolah.-(HJ/Tri)

Bagikan :

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Scroll to Top