DUMAI (Humas)— MTsN 1 Kota Dumai kembali melaksanakan upacara bendera rutin pada Senin pagi (26/1) di lapangan madrasah. Upacara yang dimulai pukul 07.15 WIB tersebut berlangsung khidmat dan tertib, diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan MTsN 1 Kota Dumai.
Upacara bendera ini dipimpin oleh petugas dari siswa yang telah ditunjuk, sementara pembina upacara adalah Humas MTsN 1 Kota Dumai, Hamdan Jamil. Dalam amanatnya, ia menyampaikan pesan penting tentang nilai utama dalam pendidikan dan kehidupan, yaitu mengutamakan adab di atas ilmu.
Hamdan Jamil menegaskan bahwa adab memiliki kedudukan yang lebih tinggi dibanding ilmu. Menurutnya, ilmu yang tinggi akan menjadi sia-sia apabila tidak dibarengi dengan akhlak dan sikap yang baik. “Adab adalah pondasi utama dalam menuntut ilmu. Jika adab seseorang baik, maka ilmunya akan membawa manfaat. Namun jika adabnya buruk, ilmu dapat menjerumuskan,” pesannya di hadapan seluruh peserta upacara.
Ia juga mengingatkan bahwa kesombongan adalah salah satu penyakit hati yang dapat merusak nilai ilmu. Sebagai contoh, menyinggung kisah syaitan atau iblis yang memiliki ilmu tinggi, tetapi karena kesombongannya menolak perintah Allah SWT, ia akhirnya dilaknat. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa ilmu tanpa kerendahan hati dan ketaatan dapat membawa kebinasaan.
Lebih lanjut, mengajak seluruh siswa MTsN 1 Kota Dumai untuk menjadikan upacara bendera sebagai momen refleksi diri, tidak hanya tentang kedisiplinan, tetapi juga tentang pembentukan karakter. Ia berharap para siswa dapat membiasakan diri untuk bersikap sopan kepada guru, menghormati orang tua, serta menjaga tutur kata dan perilaku baik di lingkungan madrasah maupun di luar.
Upacara bendera Senin ini menjadi salah satu kegiatan rutin yang tidak hanya menanamkan nilai nasionalisme, tetapi juga memperkuat pendidikan karakter bagi siswa. Melalui amanat pembina upacara MTsN 1 Kota Dumai terus berupaya membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga unggul dalam akhlak dan adab.—(HJ/TRI)