DUMAI (Humas) – Suasana khidmat upacara bendera di lapangan MTsN 1 Kota Dumai pada Senin pagi (18/5) mendadak berubah menjadi haru dan bangga. Riuh tepuk tangan saat empat pendekar muda dan atlet karate madrasah tersebut dipanggil ke tengah lapangan untuk menerima penghargaan atas dedikasi mereka mengharumkan nama madrasah di kancah provinsi.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah bukan hanya tempat mengasah kognitif, melainkan kawah candradimuka bagi bibit-bibit atlet berprestasi.
Turnamen Pencak Silat Walet Puti menjadi panggung bagi tiga siswa hebat MTsN 1 Dumai. Dengan teknik yang mumpuni dan mental baja, mereka berhasil mengamankan posisi podium:
- Nayla Ramadhani (Kelas VII.7): Tampil memukau dan berhasil gelar Juara 1 Tournament Walet Puti kategori Pra-Remaja Putri.
- Tarim Habibi (Kelas VII.9): Mewakili ekstrakurikuler silat, Tarim menunjukkan taji dengan meraih Juara 2 Tournament Walet Puti kategori Remaja Putra.
- Devina Anggraini (Kelas VIII.1): Turut mengharumkan nama madrasah dengan meraih Juara 2 Tournament Walet Puti kategori Pra-Remaja Putri
Tak hanya di pencak silat, cabang olahraga karate juga menyumbangkan prestasi gemilang.
- Azzam Hafid (Kelas VII.3): Dengan disiplin tinggi, Azzam berhasil meraih Juara 2 pada kejuaraan WKC Karate Tingkat Provinsi. Keberhasilannya bersaing di level provinsi menjadi inspirasi bagi siswa lainnya bahwa kerja keras tidak akan mengkhianati hasil.
“Prestasi ini adalah hasil kerja keras dan disiplin tinggi. Semoga menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus menggali potensi diri,” ujar pihak madrasah saat penyerahan penghargaan.
Selamat kepada para pemenang! Teruslah berlatih dan tetap rendah hati. MTsN 1 Kota Dumai: Mandiri, Berprestasi! –(HJ/Tri)