Dumai (Humas)– Suasana ruang pertemuan MTsN 1 Kota Dumai Kamis, 10 September 2026 terasa berbeda. Bukan sekadar rapat rutin, pertemuan yang digelar hari ini menjadi langkah awal yang dinanti dalam mempersiapkan pembelajaran kokurikuler yang lebih terarah dan berdampak bagi seluruh murid.
Rapat yang berlangsung dihadiri oleh jajaran guru mata pelajaran kokurikuler, dengan dipimpin langsung oleh Koordinator Kokurikuler, Rudiansyah Hasibuan, didampingi Wakil Kepala Bidang Akademik, Fenny Zulhiza. Kehadiran keduanya menjadi penanda keseriusan madrasah dalam menata program kokurikuler agar berjalan lebih sistematis dan terukur.
Dalam forum tersebut, setidaknya ada tiga hal utama yang dibahas secara mendalam. Ditemui usai rapat, Koordinator Kokurikuler Rudiansyah Hasibuan menjelaskan poin-poin yang dibahas.
“Dalam forum tersebut, ada tiga hal utama yang dibahas secara mendalam. Pertama, contoh modul pembelajaran, di mana para guru diajak melihat dan mendiskusikan format modul yang akan menjadi acuan bersama, sehingga kegiatan kokurikuler di setiap kelas memiliki standar yang seragam namun tetap fleksibel sesuai karakter mata pelajaran. Selanjutnya, sosialisasi kepada guru mapel kokurikuler, langkah ini penting agar setiap pendidik memahami tujuan, alur, dan peran mereka dalam mendukung suksesnya program kokurikuler ke depan. Dan yang terakhir, pembentukan tim panitia, sebagai tindak lanjut nyata, rapat ini juga merumuskan struktur panitia yang akan menjadi penggerak pelaksanaan kegiatan kokurikuler di madrasah,” ujar Rudi.
Rapat pagi ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan fondasi bagi cita-cita besar MTsN 1 Kota Dumai: melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kaya pengalaman belajar di luar kelas. Dengan modul yang jelas, guru yang siap, dan panitia yang solid, program kokurikuler diharapkan mampu menjadi ruang tumbuh bagi minat, bakat, dan karakter siswa.
Semangat kolaborasi yang terlihat dalam rapat ini menjadi sinyal positif bahwa MTsN 1 Kota Dumai terus berbenah dan berinovasi. Ke depan, program kokurikuler diharapkan tidak hanya menjadi pelengkap kurikulum, tetapi benar-benar menjadi wadah yang menghidupkan semangat belajar murid secara utuh cerdas di akademik, kaya di pengalaman, dan kuat di karakter.-(HJ/TR)