Launching Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) di MTsN 1 Kota Dumai

Dumai (Humas)– Upaya memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan terus digalakkan. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Dumai pada Rabu (4/3) di ruang pertemuan MTsN 1 Kota Dumai.

Program yang dikenal dengan IKAN (Integrasi Kurikulum Anti Narkoba) ini diimplementasikan pada beberapa mata pelajaran yang relevan, di antaranya Akidah Akhlak, Bahasa Indonesia, Pendidikan Kewarganegaraan (PKN), Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), serta Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Melalui integrasi ini, nilai-nilai pencegahan bahaya narkoba diharapkan dapat dipahami siswa secara menyeluruh dalam proses belajar mengajar.

Dalam pelaksanaannya, gerakan anti narkoba di tingkat SMP/MTs tidak hanya disampaikan melalui teori di kelas, tetapi juga dikemas dalam berbagai kegiatan kreatif di lingkungan sekolah. Beberapa di antaranya berupa pementasan drama, lomba-lomba bertema bahaya narkoba, serta pembuatan video edukasi yang melibatkan partisipasi aktif siswa.

Materi tambahan dalam kurikulum tersebut juga menekankan pentingnya pembentukan konsep diri yang positif pada peserta didik serta hubungan konsep diri dengan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Selain itu, siswa juga dibekali keterampilan bersosialisasi agar mampu menjaga keamanan diri serta menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari pengaruh narkoba.

Dengan adanya implementasi kurikulum anti narkoba ini, diharapkan program dapat berjalan secara optimal dan mencapai target yang diharapkan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi muda yang sehat, berkarakter, serta memiliki masa depan yang cemerlang.-(HJ/Tri)

Bagikan :

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Scroll to Top