Dumai (Humas) — Dalam rangka memperingati 25 tahun Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dengan tema “Cek KLIK untuk Indonesia Emas”, digelar Aksi Hijau berupa penanaman sejuta pohon secara simbolis, Jumat (30/1), di Kecamatan Dumai Selatan. Kegiatan ini menjadi rangkaian pembuka peringatan HUT BPOM sekaligus wujud komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan.
Penanaman pohon secara simbolis dipimpin langsung oleh Camat Dumai Selatan, Aldi Lubis, dan diikuti oleh berbagai unsur, di antaranya perwakilan Lembaga Adat Melayu (LAM), Dandim, BPOM Kota Dumai, serta para lurah se-Kecamatan Dumai Selatan. Kegiatan tersebut turut disaksikan tokoh masyarakat dan para undangan yang hadir.
Dalam sambutannya, Camat Dumai Selatan menegaskan bahwa aksi penanaman sejuta pohon bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, aksi hijau ini merupakan bentuk tanggung jawab kolektif dalam menjaga keseimbangan lingkungan.
“Aksi hijau ini mengajak kita semua untuk tidak hanya menanam, tetapi juga merawat apa yang telah kita tanam dengan komitmen bersama,” ujarnya.
Pada kegiatan tersebut, MTsN 1 Kota Dumai turut berpartisipasi aktif sebagai bentuk dukungan terhadap program pelestarian lingkungan. Madrasah diwakili oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Hamdan Jamil, bersama staf humas Tri Rahmadhani Fitri. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya nyata madrasah dalam mendukung penyelamatan bumi demi generasi mendatang.
Usai kegiatan penanaman pohon, acara dilanjutkan dengan sosialisasi di Gedung Pertemuan Kantor Camat Dumai Selatan. Sosialisasi disampaikan oleh Diah Amalia selaku pemateri dari BPOM, yang memaparkan pentingnya penerapan Cek KLIK—yakni pengecekan Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa—pada produk pangan, obat-obatan, jamu, serta kosmetik.
Pemateri menekankan bahwa penerapan Cek KLIK sangat penting agar masyarakat dapat memastikan keamanan produk yang dikonsumsi sehari-hari. Pada kesempatan tersebut, BPOM Kota Dumai juga meluncurkan aplikasi “BPOM Mobile” sebagai alat verifikasi produk yang dapat diunduh masyarakat melalui perangkat seluler.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh para peserta. Acara kemudian ditutup dengan survei evaluasi kegiatan guna mengukur efektivitas komunikasi, informasi, dan edukasi yang telah disampaikan.
Pihak MTsN 1 Kota Dumai menilai kegiatan ini sangat strategis, tidak hanya dalam mendorong partisipasi aktif terhadap penghijauan lingkungan, tetapi juga dalam memperluas wawasan masyarakat dan lembaga pendidikan mengenai ketahanan serta keamanan pangan. Momentum ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya lingkungan yang lestari dan konsumsi produk yang aman bagi kesehatan.
(HJ/Tri)