Dumai (Humas) — Sebagai wujud penghormatan atas jasa para pahlawan bangsa, MTsN 1 Kota Dumai melaksanakan pengibaran bendera Merah Putih setengah tiang pada Rabu (30/9/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI), untuk mengenang kembali peristiwa kelam penculikan dan gugurnya para perwira tinggi TNI Angkatan Darat pada tahun 1965 silam.
Momen sederhana namun sarat makna ini menjadi pengingat bagi seluruh civitas akademika akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta menghargai pengorbanan para pahlawan yang telah gugur demi mempertahankan ideologi Pancasila.
Waka Humas MTsN 1 Kota Dumai, Hamdan Jamil, menyampaikan bahwa peringatan G30S/PKI memiliki makna penting yang perlu terus ditanamkan kepada generasi muda, termasuk di lingkungan madrasah.
“Peringatan G30S/PKI ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sarana untuk mengenalkan sejarah bangsa kepada murid, agar mereka memahami betapa besar pengorbanan para pahlawan dalam mempertahankan Pancasila dan keutuhan NKRI. Di madrasah, momen ini juga kita jadikan sarana pendidikan karakter, menanamkan nilai kewaspadaan terhadap paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila, sekaligus memperkuat rasa cinta tanah air pada diri murid sejak dini,” ujar Hamdan Jamil.
Ia menambahkan, sebagai lembaga pendidikan berbasis keislaman, MTsN 1 Kota Dumai memiliki tanggung jawab ganda dalam membentuk generasi yang tidak hanya berakhlak mulia, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Peristiwa G30S/PKI, menurutnya, menjadi pelajaran sejarah yang relevan untuk terus diajarkan agar tragedi serupa tidak pernah terulang kembali di masa depan.
Kegiatan pengibaran bendera setengah tiang ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejarah sekaligus mempererat semangat nasionalisme di kalangan murid, sejalan dengan visi madrasah dalam mencetak generasi yang berakhlak, berilmu, dan cinta tanah air.-(HJ/TR)