Guru MTsN 1 Kota Dumai Perkuat Kompetensi: Pelatihan PKB Hadirkan Kurikulum Berbasis Cinta, Deep Learning, dan Pembelajaran Digital

DUMAI (Humas) – Sebanyak 61 guru mata pelajaran di lingkungan MTsN 1 Kota Dumai mengikuti kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang berlangsung selama dua hari mulai Minggu hingga Senin, 14–15 Juni 2026. Bertempat di Ruang Pertemuan madrasah, kegiatan ini dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai setiap harinya, dengan tema utama “Meningkatkan Kompetensi Guru Melalui Kurikulum Berbasis Cinta, Deep Learning, dan Pembelajaran Digital”. Acara pembukaan secara resmi dibuka oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kementerian Agama Kota Dumai, Januarizal. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa PKB menjadi momen sangat penting untuk “mengisi ulang” atau merecharger kompetensi tenaga pendidik maupun kepala madrasah agar tetap relevan dan berkualitas dalam mendidik generasi penerus.“Saat ini, tantangan pendidikan semakin dinamis. Guru tidak hanya dituntut menguasai materi ajar tetapi juga mampu beradaptasi dengan perubahan zaman terutama dalam pemanfaatan teknologi. PKB adalah wadah tepat untuk berbagi ilmu, menyegarkan wawasan, dan meningkatkan keterampilan kita bersama,” ujar Januarizal di hadapan para peserta.

Sementara itu, Kepala MTsN 1 Kota Dumai, Sri Mayang Mandra, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program rutin madrasah yang dilaksanakan satu kali dalam setiap tahun. Ia menambahkan, penguasaan kemampuan digital menjadi hal yang sangat mendesak dimiliki setiap guru, karena teknologi kini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari proses pembelajaran di kelas maupun di luar kelas.“Melalui PKB ini, kami ingin memastikan setiap pendidik di madrasah ini siap menghadapi tantangan pendidikan masa depan. Kompetensi digital bukan lagi pilihan melainkan kebutuhan mutlak agar pembelajaran menjadi lebih menarik, efektif, dan bermakna bagi siswa,” tegas Sri Mayang Mandra.

Kegiatan pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber ahli yang membawakan materi sesuai tema yang ditetapkan. Pada hari pertama (Minggu, 14 Juni) Zetti Herawati memaparkan materi seputar penerapan Kurikulum Merdeka, yang membahas prinsip-prinsip pembelajaran yang berpusat pada peserta didik serta fleksibilitas dalam penyusunan materi ajar. Sesi berikutnya, Ruzi Insanita mengulas secara mendalam mengenai Kompetensi Digital Guru, mulai dari pemanfaatan alat bantu pembelajaran daring, pembuatan media ajar interaktif, hingga etika penggunaan teknologi di lingkungan pendidikan. Memasuki hari kedua (Senin, 15 Juni) Neny Sunarti hadir sebagai pemateri utama dengan materi inti kegiatan, yaitu Kurikulum Berbasis Cinta dan Deep Learning. Materi ini mengajak para guru untuk menanamkan nilai-nilai kasih sayang, empati, dan kepedulian dalam setiap interaksi pendidikan, serta menerapkan metode pembelajaran mendalam yang tidak hanya berfokus pada hafalan, tetapi juga pemahaman, penerapan, dan pengembangan karakter siswa.

Selama dua hari berlangsung suasana pelatihan berjalan aktif dan antusias. Para peserta tidak hanya menyimak materi, tetapi juga berdiskusi, berbagi pengalaman, dan berlatih langsung menerapkan konsep yang disampaikan narasumber. Diharapkan, hasil dari kegiatan ini dapat segera diterapkan dalam proses belajar mengajar, sehingga kualitas pendidikan di MTsN 1 Kota Dumai semakin meningkat dan mampu mencetak siswa yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.-(HJ/Tri)

Bagikan :

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Scroll to Top