Sinergi Tanpa Batas Langkah Strategis Komite MTsN 1 Kota Dumai Gandeng Orang Tua Siswa Baru

DUMAI (Humas) – Suasana khidmat menyelimuti Mushala Babul Ilmi MTsN 1 Kota Dumai pada Rabu (29/4). Ratusan orang tua calon wali murid berkumpul dalam agenda pertemuan strategis yang diinisiasi oleh Komite Madrasah. Dimulai tepat pukul 09.00 WIB, pertemuan ini menjadi tonggak awal perkenalan lingkungan pendidikan sekaligus memperkuat fondasi kerja sama demi kemajuan madrasah di masa depan.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakakur Bidang Akademik Fenny Zulhiza. Dalam kesempatan tersebut, Waka bidang Humas Hamdan Jamil yang hadir mewakili Kepala Madrasah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para orang tua.

“Selamat kepada bapak dan ibu. Kehadiran Anda di sini adalah bukti keberhasilan putra-putri kita melewati tahapan seleksi PMBM (Penerimaan Murid Baru Madrasah) yang ketat hingga dinyatakan lulus,” ujarnya  dalam sambutannya. Ia juga memaparkan kilas balik sejarah prestasi, tantangan, hingga peluang madrasah ke depan. Secara khusus menekankan betapa krusialnya peran Komite dalam menyelesaikan berbagai kendala sarana maupun non-teknis yang selama ini dihadapi madrasah.

Kurikulum Padat dan Disiplin Karakter

Memasuki sesi inti, Fenny Zulhiza membedah mekanisme pembelajaran di MTsN 1 Kota Dumai. Ia menjelaskan bahwa siswa madrasah akan menghadapi beban akademik yang lebih banyak mata pelajarannya dibandingkan sekolah umum.

“Jadwal bidang studi dan jam masuk-pulang telah disusun sedemikian rupa. Porsi pembelajaran kita memang lebih banyak, karena kita mengombinasikan keunggulan akademik umum dengan pendalaman agama yang kuat,”

Senada dengan hal tersebut, Tuti Widianty yang mewakili bidang Kesiswaan menekankan pentingnya pembentukan karakter. Menurutnya, tata tertib dan sanksi bukan sekadar aturan melainkan instrumen untuk membangun etika siswa. Ia mengajak orang tua untuk bersikap sinergis dalam mengawasi perkembangan perilaku anak baik di sekolah maupun di rumah.

Tantangan Fasilitas Ibadah

Di sisi lain, Waka Bidang Sarana dan Prasarana, Adi Nova Kurnianto  memaparkan kondisi objektif fasilitas madrasah. Ia menyoroti Mushala Babul Ilmi yang saat ini menjadi lokasi pertemuan.

“Jujur saja, kapasitas tempat ibadah kita saat ini belum memadai untuk menampung seluruh siswa secara bersamaan. Untuk shalat Dzuhur saja, kita harus membagi lokasi siswi di GOR dan mushala lama, sementara siswa di mushala baru. Itu pun belum tertampung semua.”  Ia berharap kondisi ini menjadi perhatian bersama agar ke depan madrasah memiliki tempat ibadah yang lebih representatif.

Komitmen Komite Madrasah

Puncak acara dipandu langsung oleh Ketua Komite MTsN 1 Kota Dumai Nur Zulkifli. Dalam sesi ini, ia memaparkan berbagai program kerja komite yang dirancang untuk mendukung visi madrasah. Sebagai jembatan antara orang tua dan madrasah. Nur Zulkifli memimpin diskusi hingga akhir acara dengan menekankan pentingnya dukungan materil maupun imateril dari wali murid.

Pertemuan yang berakhir pada pukul 11.00 WIB ini diharapkan mampu menciptakan hubungan yang berkelanjutan. Dengan bahu-membahu antara pihak madrasah, komite, dan wali murid. MTsN 1 Kota Dumai optimis dapat mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara prestasi, tetapi juga memiliki karakter islami yang kokoh. -(HJ/Tri)

Bagikan :

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Scroll to Top